PENGENALAN BIOS
Nama : Zurriyata Thaibah
No BP : 1901091009
Kelas : MI/1A
Laporan Ke-4
Laporan Ke-4
I. JUDUL
B I O S
II. TEORI DASAR
BIOS merupakan singkatan dari Basic Input Output System yaitu
suatu software ditulis dalam bahasa assembly yang mengatur fungsi dasar dari
perangkat keras (hardware) komputer. BIOS tertanam dalam sebuah chip memory
(ROM ataupun Flash Memory berbahan Comlpimentari Metal Oxide Semiconductor
(CMOS)) yang terdapat pada motherboard.
Sebuah baterai yang biasa disebut sebagai baterai CMOS berfungsi untuk menjaga
agar tanggal dan settingan lainnya yang telah kita set pada BIOS tidak hilang
atau kembali ke konfigurasi awal meskipun komputer dimatikan.
Fungsi utama BIOS adalah
untuk memberikan instruksi yang dikenal dengan istilah POST (Power On Selft
Test) yaitu perintah untuk menginisialisasi dan identifikasi perangkat sistem
seperti CPU, RAM, VGA Card, Keyboard dan Mouse, Hardisk drive, Optical (CD/DVD)
drive dan hardware lainnya pada saat komputer mulai Booting.Selain itu BIOS
juga mengatur aliran data antara sistem operasi komputer dan perangkat tambahan
yang terhubung pada komputer.
Cara kerja BIOS dimulai
dengan proses inisialisasi, yaitu proses dimana kita bisa melihat jumlah memori
yang terinstal, jenis harddisk, kapasitas dan sebagainya. BIOS kemudian akan
mencari, menginisialisasi dan menampilkan informasi dari graphics card.
Kemudian akan mengecek device ROM lain seperti harddisk dan kemudian melakukan
pengetesan RAM. Setelah semua test komponen berhasil dilakukan, BIOS kemudian
akan mencari lokasi booting device dari sistem operasi.
Pada BIOS versi lama, belum
tersedia pointer sehingga untuk melakukan konfigurasi digunakan keyboard. Untuk
versi sekarang, seiring dengan perkembangan teknologi, BIOS telah memiliki
pointer agar proses konfigurasi dapat dilakukan dengan baik.
Fungsi Lain dari BIOS :
- Inisialisasi (penyalaan),serta pengujian terhadap semua perangkat yang terpasang. Atau diebut juga dengan POST.
- Mengenali semua hardware / perangkat keras yang terpasang
pada PC / Komputer.
- Mengatur
beberapa konfigurasi dasar dalam komputer (tanggal, waktu, konfigurasi media
penyimpanan, konfigurasi proses booting/urutan booting, kinerja, serta
kestabilan komputer)
- Membantu
sistem operasi dan aplikasi dalam proses pengaturan perangkat keras dengan
menggunakan BIOS Runtime Services.
- Mengeksekusi MBR ( Master Boot record ) Yang berada pada sector
pertama pada harddisk, yang fungsinya ialah untuk memanggil Sistem Operasi dan
Menjalankannya.
Tab
menu yang terdapat pada BIOS :
- Main Menu
Pada bagian main menu kita bisa
mengatur waktu,tanggal, dan juga melihat informasi system dan informasi SATA.
- Advanced
Pada bagian advanced kita bisa
melihat beberapa konfigurasi lain seperti USB configuration, dsb. Temperature CPU,
system temperature, kecepatan CPU FAN, kecepatan SYS fan1, kecepatan SYS fan2,
CPU core voltage,CPU IO voltage, DRAM voltage, CPU voltage, dll.
- Overclocking
Pada bagian ini overclocking berisi
informasi dan pengaturan mengenai frekuensi current CPU,current DRAM,DRAM
references clock,CPU features,dsb.
- M-Flash
Pada bagian Mflash berisi pengaturan
update BIOS,mengatur fungsi boot BIOS, dan menyimpan BIOS ke storage.
- Security
Pada bagian security berisi
pengaturan untuk mengatur password bagi administrator ataupun user.
- Boot
Pada bagian ini,boot berisi
konfigurasi boot,mengatur tampilan logo pada layar awal,prioritas boot ,dan
pengaturn harddisk dan CD/DVD ROM drive BBS properties
- Save & Exit
Pada bagian ini Save dan Exit berisi informasi
atau pengaturan untuk keluar tanpa menyimpan pengaturan yang dilakukan, atau
mengembalikan ke tampilan awal.
III. ALAT
DAN BAHAN :
1 unit komputer
IV. LANGKAH
KERJA
- Langkah untuk masuk pada menu BIOS
- Tekan tombol power
· - Sesaat setelah tombol power ditekan , tekan
tombol F2 atau DEL
· - Lalu akan muncul tampilan BIOS
· - Untuk masuk pada advanced mode BIOS,tekan
F7,klik OK.
V. HASIL
Tampilan
pada BIOS
Ø M-Flash
Ø Security
Ø Boot
Ø Save and Exit
Process booting
pertama kali di cek di BIOS.
Menu-Menu yang terdapat pada BIOS :
1.
Main Menu
2.
Advanced
3.
Overclocking
4.
M-Flash
5.
Security
6.
Boot
7.
Save & Exit
VII. KESIMPULAN
BIOS merupakan
singkatan dari Basic Input Output System yang digunakan untuk melakukan
konfigurasi pada perangkat input ataupun output PC baik berupa hardware ataupun
softwarenya. Data
pada BIOS tidak dapat dirubah yang dapat dirubah hanya konfigurasinya. Untuk
masuk ke settingan BIOS dapat dilakukan dengan caa menekan tombol DEL. pada
keyboard di saat komputer booting atau start up pertama. Konfigurasi
bios tersebut disimpan pada batrai CMOS. Hasil
settingan pada BIOS dapat diamankan dengan memberikan keamanan berupa password.
VIII. REFERENSI
Mulyono, Hasyim. 2008. Buku Pintar Komputer. Jakarta : Kriya Pustaka. (39-40 ; 43 ;
143-149)







Komentar
Posting Komentar