MODEL REFERENSI OSI
Nama : Zurriyata Thaibah
No BP : 1901091009
Kelas : MI 1A
No BP : 1901091009
Kelas : MI 1A
Model Referensi OSI
OSI terbetuk pada tahun 1977 suatu
subcomimtte dari internasional organization for standarddization (ISO) mulai
bekerja untuk membuat beberapa set standard untuk membuat beberapa set standard
untuk memfasilitasi komunikasi jaringan.pekerjaan ini selesai pada tahun 1984
dan dikenal sebagai model referensi OSI (Open system interconection).Model OSI
ini merupakan metoda yang paling luas digunakan untuk menjelakan komunikasi
jaringan
Model OSI membagi tugas-tugas jaringan kedalam
7 layer.
1. Layer 1 : Physical Layer
2. Layer 2 : Data Link Layer
3. Layer 3 : Network Layer
4. Layer 4 : Transport Layer
5. Layer 5 : Session Layer
6. Layer 6 : Presentation Layer
7. Layer 7 : Application Layer
1. Layer 1 : Physical Layer
Layer Physical
dari model OSI ini berhubungan dengan karakteristik dari media
transmisi.Contoh-2 spesifikasi dari konektor, pin, pemakaian pin, arus listrik,
encoding dan modulasi cahaya. Biasanya dalam menyelesaikan semua detail dari
layer Physical ini melibatkan banyak spesifikasi. Layer ini menspesifikasikan
aturan-2 berikut:
1. Struktur fisik
suatu jaringan missal bentuk konektor dan aturan pin pada konektor kabel
RJ-45.Ethernet dan standard 802.3 mendefinisikan pemakaian dari kabel pin
ke 1,2,3 dan 6 yang dipakai dalam kabel Cat 5 dengan konektor Rj-45 untuk
koneksi Ethernet.
2. Aturan mekanis
dan elektris dalam pemakaian medium transmisi.
3. Protocol
Ethernet seperti IBM Token ring; AppleTalk.
4. Fiber
Distributed Data Interface (FDDI) EIA / TIA-232; V.35, EIA/TIA-449, RJ-45,
Ethernet, 802.3, 802.5, B8ZS.
5. Sinkronisasi
sinyal-2 elektrik melalui jaringan.
6. Encoding data
secara electronic.
2. Layer 2 :
Data Link Layer
Layer Data link menspesifikasikan aturan berikut:
1. Koordinasi
bits kedalam kelompok-2 logical dari suatu informasi
2. Mendeteksi dan
terkadang juga memperbaiki kesalahan
3. Mengendalikan
aliran data
4. Identifikasi
piranti jaringan
Protocol-2 berikut mengimplementasikan Data link layer:
1. Ntware’s Link
Support layer (LSL)
2. Asynchronouse
Transfer Mode (ATM)
3. IEEE
802.3/802.2, HDLC, Frame Relay, PPP, FDDI, IEEE 802.5/802.2
Analogi data link ini seperti surat tercatat yang dikirm pada alamat rumah dan
dijamin sampai dengan adanya resi yang ditandatangani penerima. Layer ini
mengidentifikasi address yang sesungguhnya dari suatu piranti.
3. Layer 3 : Network
Layer
Layer Network dari model OSI ini
mendefinisikan pengiriman paket dari ujung-keujung. Untuk melengkapi pekerjaan
ini, Network layer mendefinisikan logical address sehingga setiap titik ujung
perangkat yang berkomunikasi bisa diidentifikasi. Layer ini juga mendefinisikan
bagaimana routing bekerja dan bagaimana jalur dipelajari sehingga semua paket
bisa dikirim.
Layer Network
menspesifikasikan aturan-2 untuk yang berikut:
- Data routing antar banyak jaringan
- Frakmentasi dan membentuk ulang data
- Identifikasi segmen kabel jaringan
Protocol-2 berikut
menerapkan aturan layer Network
- Netware’s Internetwork Packet Exchange (IPX) Protocol
- TCP/IP’s Internet Protocol (IP); AppleTalk DDP
Analogi dari layer ini tugasnya mengirim surat atau paket
ke kota atau kode pos tertentu, tidak langsung di kirim ke alamat tujuan. Layer
ini sangat penting dalam jaringan yang kompleks, dimana layer Network mengirim
data paket ke jaringan logical.Router berfungsi pada layer ini.
4. Layer 4 : Transport
Layer
Layer 4 (Transport layer) lebih fokus
pada masalah yang berhubungan dengan pengiriman data kepada komputer lain
seperti proses memperaiki suatu kesalahan atau error recovery, segmentasi dari
blok data dari aplikasi yang besar kedalam potongan kecil-2 untuk di kirim, dan
pada sisi komputer penerima potongan-2 tersebut disusun kembali.
Layer OSI ke 4 ini
menspesifikasikan aturan-2 untuk yang berikut:
- Menyembunyikan struktur jaringan dari layer diatasnya
- Pemberitahuan kalau data pesan telah diterima
- Menjamin kehandalan, pengiriman pesan bebas kesalahan
Contoh-2 berikut adalah
protocol-2 yg mengimplementasikan aturan layer transport
- Netware’s Sequence Packet Exchange (SPX) protocol
- TCP/IP’s Transmision Control Protocol (TCP)
- TCP/IP’s Domain Name System (DNS)
Analogi
dari layer transport ini kayak penyedia jasa pengiriman paket, missal Tiki, POS
atau Fedex. Tiki atau Fedex bertanggung jawab penuh untuk sampainya paket ke
alamat tujuan dan paket dalam keadaan utuh tanpa cacat. Seperti juga ISP, kalau
kita ketikkan WWW.dotkom.com maka ISP akan menterjemahkan kedalam address
tujuan.
5. Layer 5 : Session
Layer
Session layer ini mendefinisikan bagaimana
memulai, mengontrol, dan mengakhiri suatu percakapan (disebut session).Hal ini
termasuk dalam kendali dan manajemen dari berbagai pesan bidirectional sehingga
aplikasi bisa menyertakan suatu sinyal pemberitahuan atau notifikasi jika
beberapa pesan telah lengkap. Layer ke lima Session menspesifikasikan aturan-2
berikut:
- Pengendalian sesi komunikasi antara dua piranti
- Membuat; mengelola; dan melepas koneksi
Yang berikut adalah
protocol yang menimplementasikan layer session model OSI:
- Netware’s Servise Advertising Protocol (SAP)
- TCP/IP remote procedure call (RPC)
- SQL; NFS; NetBIOS names; AppleTalk ASP; DECnet SCP
Contoh
sederhana analoginya adalah operator telpon.Jika anda mau menelpon suatu nomor
sementara anda tidak tahu nomornya, maka anda bisa nanya ke operator.Layer
session ini analoginya yach kayak operator telpon getu.
6. Layer 6 :
Presentation Layer
Layer 6 adalah layer
presentation dimana tujuan utamanya adalah mendefinisikan format data seperti
text ASCII, text EBCDIC, binary, BCD dan juga jpeg. Enkripsi juga didefinisikan
dalam layer 6 ini. Layer Presentation menspesifikasikan aturan-2 untuk yang
berikut:
- Penterjemahan Data
- Enkripsi dan kompresi data
Protocol-2 berikut
adalah contoh yang mengimplementasikan aturan layer
Presentation
- Netware Core Protocol (NCP)
- AppleTalk Filing Protocol (AFP)
- JPEG; ASCII; EBCDIC; TIFF; GIF; PICT; encryption; MPEG; MIDI
Misal mainframe
mempunyai format EBCDIC; sementara WIndows mempunyai format data ASCII. Tugas
layer Presentation adalah menterjemahkan format yang berbeda ini sehingga bisa
saling nyambung.
7. Layer 7 :
Application Layer
Layer 7 adalah layer
Applikasi mendifinisikan interface antara software-software atau applikasi yang
berkomunikasi keluar dari komputer dimana aplikasi tersebut berada. Layer ini
menjelaskan aturan-aturan untuk yang berikut:
- Penyediaan layanan jaringan
- Penawaran – pengiklanan layanan jaringan
- Pengaksesan layanan jaringan
Contoh berikut
adalah protocol-protocol yang mengimplementasikan aturan layer
Application.
- Netware’s services advertising protocol (SAP)
- TCP/IP Network File System (NFS)
- TCP/IP Simple Mail Transfer Protocol (SMTP); Telnet; HTTP; FTP; WWW browser
Termasuk dalam contoh
ini adalah file; print; applikasi database; message.
Keuntungan dan
Kerugian Model OSI
Anda mesti faham
betul dengan model OSI ini karena ini sangat luas digunakan jika bicara soal
komunikasi jaringan.Akan tetapi perlu diingat bahwa ini hanyalah sebuah model
teori yang mendefinisikan standards bagi programmer dan system administrator
jaringan, jadi bukanlah model layer fisik yang sesungguhnya.
Menggunakan model OSI
dalam diskusi konseps jaringan mempunyai beberapa keuntungan:
- Memberikan bahasa dan referensi yang sama antar sesame professional jaringan
- Membagi tugas-2 jaringan ke dalam layer-2 logis demi kemudahan dalam pemahaman
- Memberikan keleluasaan fitur-2 khusus pada level-2 yang berbeda
- Memudahkan dalam troubleshooting
- Mendorong standard interoperability antar jaringan dan piranti
- Memberikan modularity dalam fitur-2 jaringan (developer dapat mengubah fitur-2 tanpa mengubah dengan cara pendekatan keseluruhan), jadi bisa main comot antar modul getu lho
Akan tetapi anda perlu
mengetahui beberapa batasan:
- Layer-2 OSI adalah teoritis dan tidak melakukan fungsi-2 yang sesungguhnya
- Dalam implementasi industry jarang sekali mempunyai hubungan layerke-layer
- Protocol-2 yang berbeda dalam stack melakukan fungsi-2 yang berbeda yang membantu menerima dan mengirim data pesan secara keseluruhan
- Implementasi suatu protocol tertentu bisa tidak mewakili setiap layer OSI (atau bisa tersebar di beberapa layer)
Dalam prakteknya, tugas-2 komunikasi jaringan
komputer dilaksanakan dengan cara implementasi protocol. Apa sich protocol itu
…nich protocol itu kayak standard imdustri piranti software khusus vendor yang
dipakai dalam proses komunikasi dalam tugas-2 nya melakukan komunikasi jaringan.
Berikut ini menjelaskan beberapa konsep penting untuk diketahui mengenai
protocol-2 yang sebenarnya.
Kebanyakan vendor dan
implementasi standard industry menggunakan suatu pendekatan layer-2. Suatu
kumpulan dari standard-2 yang dimaksudkan untuk digunakan secara bersamaan
disebut suatu protocol suite atau protocol stack.
Protocol-2 dalam suatu
suite mempunyai cirri-2 berikut:
- Setiap protocol melaksanakan satu atau beberapa tugas komunikasi jaringan
- Protocol-2 dapat melaksanakan tugas-2 dalam beberapa layer OSI yang berbeda
- Beberapa protocol dalam suatu suite yang sama dapat melaksanakan tugas yang sama
- Beberapa protocol suite membolehkan suatu pilihan dari protocol khusus dalam suite untuk melaksanakan suatu tugas khusus atau meng-enable fitur tertentu.
- Protocol-2 harus bekerja-sama, mengirim dan mnerima data kepada protocol-2 yang lain.
Protocol-2 dapat juga
dibagi kedalam satu dari tiga katagori menurut fungsi-2 yang mereka
lakukan.Pembagian antar protocol sering jatuh pada tiga macam divisi.
- Services
- Transportasi data
- Koneksi phisik
Kegunaan OSI
Banyak kegunaan yang didapat dari pembagian
fungsi menjadi yang lebih kecil atau yang disebut layer. Kegunaan yang pasti
adalah mengurangi kompleksitas, sehingga dapat didefinisikan lebih detail.
Contoh kegunaannya antara lain:
1. Manusia dapat membahas dan mempelajari
tentang protokol secara detail.
§ 2. Membuat perangkat menjadi bentuk
modular, sehingga pengguna dapat menggunakan hanya modul yang dibutuhkan.
3. ,Membuat lingkungan yang dapat saling
terkoneksi.
§ 4.Mengurangi kompleksitas pada pemrograman
sehingga memudahkan produksi.
§ 5.Tiap layer dapat diberikan pembuka dan
penutup sesuai dengan layernya.
§ 6.Untuk berkomunikasi dapat dengan segera
menggunakan layer dibawahnya.
Komentar
Posting Komentar